Senin, 05 Desember 2011

CONTOH CHECKLIST KONSELING KONTRASEPSI DARURAT DENGAN PIL POSTINOR




 
NO
BUTIR YANG DINILAI
A
SIKAP
1.    
Menyambut klien dengan ramah dan sopan
0.      Tidak dikerjakan
1.      Memberikan salam saja tanpa mempersilahkan duduk
2.      Memberikan salam dan mempersilahkan klien

2.    
Memperkenalkan diri kepada klien
  1. Tidak memperkenalkan diri pada klien
  2. Memperkenalkan diri sebagai bidan tanpa menyebutkan nama
  3. Memperkenalkan diri sebagai bidan dan menyebut nama sambil berjabat tangan

3.    
Menunjukan rasa empati terhadap klien
  1. Tidak menunjukkan empati pada klien
  2. Menunjukkan rasa empati terhadap reaksi klien tetapi kurang
  3. Menunjukkan rasa empati kepada klien dengan cepat dan tepat

4.    
Percaya diri
0.     Terlihat gugup, tidak melakukan kontak mata dan suara kurang jelas
1.     Tergesa-gesa dan terlihat ragu-ragu
2.     Terlihat tenang dan melakukan dengan percaya diri

5.    
Menjaga privasi klien
0      Tidak dilakukan
1      Menjaga privasi dengan ucapan atau  memperagakan menutup pintu / sampiran saja
2      Menjaga privasi dengan ucapan dan memperagakan menutup pintu / sampiran


Score maksimal  10
B.
CONTENT

6.    
Menanyakan keluhan
  1. Tidak menanyakan keluhan
  2. Menanyakan keluhan tapi kurang tepat
  3. Menanyakan keluhan dengan tepat

7.    
Menjelaskan maksud dan tujuan konseling
  1. Tidak menjelaskan maksud dan tujuan konseling
  2. Hanya menjelaskan maksud atau tujuan saja
  3. Menjelaskan maksud dan tujuan konseling dengan jelas

8.    
Menjelaskan kembali pengertian kontrasepsi darurat
0.     Tidak menjelaskan pengertian kondar
1.     Menjelaskan pengertian kondar tetapi salah/tidak tepat
2.     Menjelaskan pengertian kondar dengan benar

Kontrasepsi darurat adalah kontrasepsi yang dapat mencegah kehamilan bila digunakan segera setelah hubungan seksual.

9.    
Menjelaskan dosis pemberian kontrasepsi darurat dengan Pil Postinor
  1. Tidak menjelaskan
  2. Menjelaskan tetapi salah/tidak tepat
  3. Menjelaskan dengan tepat

Dosis pemberian :
Dosis :  2 x 1 tablet (100 mg)

NO
BUTIR YANG DINILAI
1.    
Menjelaskan dosis pertama pemberian kontrasepsi darurat dengan Pil Postinor
  1. Tidak menjelaskan
  2. Menjelaskan tetapi salah/tidak tepat
  3. Menjelaskan dengan tepat

Dosis pemberian :
Dosis pertama 1 tablet (100 mg)



2.    
Menjelaskan dosis kedua pemberian kontrasepsi darurat dengan Pil Postinor
  1. Tidak menjelaskan
  2. Menjelaskan tetapi salah/tidak tepat
  3. Menjelaskan dengan tepat

Dosis pemberian :
Dosis kedua 1 tablet (100 mg) 12 jam dari minum Pil Postinor pertama

3.    
Menjelaskan waktu dimulainya pemberian kontrasepsi darurat dengan Pil Postinor
  1. Tidak menjelaskan
  2. Menjelaskan tetapi salah/tidak tepat
  3. Menjelaskan dengan tepat

Waktu pemberian segera setelah sanggama

4.    
Menjelaskan waktu maksimal pemberian kontrasepsi darurat dengan Pil Postinor
  1. Tidak menjelaskan waktu pemberian
  2. Menjelaskan tapi tidak tepat
  3. Menjelaskan waktu pemberian dengan tepat

Maksimum 72 jam setelah hubungan seksual tanpa perlindungan

5.    
Menjelaskan cara kerja kontrasepsi darurat dengan Pil Postinor.
  1. Tidak menjelaskan cara kerja kondar pil postinor
  2. Menjelaskan cara kerja kondar pil postinor tidak tepat
  3. Menjelaskan cara kerja kondar pil postinor secara tepat

Cara kerja : Menjadikan perkembangan endometrium menjadi tidak normal, Mencegah implantasi hasil pembuahan ke dalam dinding rahim.

6.    
Menjelaskan manfaat kontrasepsi darurat dengan Pil Postinor
  1. Tidak menjelaskan manfaat kondar
  2. Menjelaskan manfaat kondar tetapi kurang tepat
  3. Menjelaskan manfaat kondar dengan tepat

Manfaat :
1)    Efektifitas (97%),
2)    Mencegah kehamilan yang tidak diinginkan karena bersenggama tanpa perlindungan,
3)    Dibawah kendali wanita

7.    
Menjelaskan kerugian kontrasepsi darurat dengan Pil Postinor
  1. Tidak menjelaskan keterbatasan kondar pil postinor
  2. Menjelaskan keterbatasan kondar pil postinor kurang tepat
  3. Menjelaskan keterbatasan kondar pil postinor dengan tepat

Kerugian :       
1)    Tidak berfungsi sebagai kontrasepsi di masa mendatang
2)    Mual dan muntah
3)    Masa menstruari berikutnya dapat lebih awal atau lebih lambat

8.    
Menjelaskan indikasi kontrasepsi darurat dengan Pil Postinor
  1. Tidak menjelaskan indikasi kondar pil postinor
  2. Menjelaskan indikasi 1 – 2 saja
  3. Menjelaskan indikasi > 3

Indikasi :
1)    Mencegah kehamilan yang tidak dikehendaki.
2)    Apabila terjadi kesalahan dalam pemakaian kontrasepsi (Misal :kondom bocor, lepas atau salah menggunakannya,
Diafragma pecah, robek, atau diangkat terlalu cepat
Kegagalan sanggama terputus, Salah hitung masa subur,
AKDR Ekspulsi, Lupa minum pil KB lebih dari 2 tablet,
Terlambat suntik KB lebih dari 2 minggu)
3)    Perkosaan
4)    Tidak menggunakan kontrasepsi



9.    
Menjelaskan kontraindikasi kontrasepsi darurat dengan Pil Postinor
  1. Tidak menjelaskan kontraindikasi
  2. Menjelaskan kontra indikasi tetapi kurang/tidak tepat
  3. menjelaskan kontra indikasi kondar dengan tepat

Kontraindikasi : Disangka hamil ataupun sudah hamil

10.  
Menjelaskan efek samping kontrasepsi darurat dengan Pil Postinor
  1. Tidak menjelaskan efek samping
  2. Menjelaskan efek samping kondar 1 – 2 saja
  3. menjelaskan efeksamping kondar > 3

Efek samping :
1)    Mual
2)    Muntah
3)    Keletihan
4)    Nyeri tekan payudara
5)    Sakit kepala
6)    Pusing

11.  
Menjelaskan kondisi khusus jika klien muntah
  1. Tidak menjelaskan waktu kontrol
  2. Menjelaskan waktu kontrol dengan tidak/kurang tepat
  3. Menjelaskan waktu kontrol dengan tepat

1)    Apabila klien muntah dalam 2 jam setelah memminum dosis pertama, klien harus meminum dosis kedua segera dalam 72 jam
2)    Disarankan kembali untuk mendapatkan pil berikutnya untuk menyelesaikan therapy
3)    Apabila klien muntah dalam 2 jam dosis kedua, disarankan kembali untuk mendapatkan pil berikutnya

12.  
Melakukan evaluasi :
0      Tidak dilakukan
1      Menanyakan apakah sudah jelas/belum, atau meminta klien mengulang kembali  namun tidak memperhatikan benar/tidaknya.
2      Menanyakan apakah sudah jelas/belum dan meminta klien mengulang kembali, teruji memperhatikan apakah benar/salah serta mengoreksi jika ada kesalahan.


Score maksimal : 32
C
TEKNIK

13.  
Menjelaskan secara sistimatis
  1. Tidak dilakukan atau menyimpang dari topik
  2. Menjelaskan tetapi tidak secara urut
  3. Menjelaskan secara urut/runtut

14.  
Menggunakan bahasa yang mudah dimengerti
  1. Menggunakan bahasa tidak dimengerti oleh klien
  2. Sebagian masih menggunakan istilah-istilah medis
  3. Menggunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh klien

15.  
Menggunakan media
  1. Tidak menggunakan media
  2. Menggunakan media tetapi tidak efektif
  3. Menggunakan media secara efektif dan benar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar